Pemkot Jakbar Telusuri Temuan Empat Batu Beraksara Tionghoa di Tanjung Duren Selatan
By Admin

Dok. Humas DKI
nusakini.com, Jakarta, Kamis, 4 Juni 2026 — Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat menindaklanjuti temuan empat lempengan batu granit beraksara Tionghoa yang ditemukan di wilayah Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Kecamatan Grogol Petamburan. Objek tersebut diduga memiliki nilai sejarah dan berpotensi masuk dalam kategori objek cagar budaya.
Kepala Seksi Perlindungan Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat, Sekrino, mengatakan pihaknya telah melakukan kunjungan ke Kantor Lurah Tanjung Duren Selatan pada Rabu, 3 Juni 2026, setelah menerima laporan mengenai keberadaan lempengan batu tersebut.
Menurut hasil pengamatan awal, batu-batu itu diduga merupakan bongpay atau penanda makam yang lazim ditemukan dalam tradisi masyarakat Tionghoa. Namun, status dan asal-usulnya masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Sekrino menjelaskan kawasan Jakarta Barat, termasuk Glodok dan wilayah sekitar Tanjung Duren, memiliki keterkaitan erat dengan sejarah permukiman masyarakat Tionghoa sejak masa Batavia. Karena itu, temuan tersebut dinilai berpotensi menambah informasi mengenai perkembangan sejarah Jakarta.
Pihak Suku Dinas Kebudayaan berencana menyampaikan laporan resmi kepada Dinas Kebudayaan DKI Jakarta agar dilakukan kajian lebih mendalam melalui lembaga yang berwenang di bidang pelestarian cagar budaya.
Sementara itu, Lurah Tanjung Duren Selatan, Indri Prawiji, mengatakan keberadaan batu tersebut pertama kali diketahui setelah muncul unggahan warga di media sosial. Aparat kelurahan kemudian melakukan pengecekan ke lokasi di wilayah RW 01 dan RW 05.
Saat ditemukan, lempengan batu berada di area permukiman warga. Untuk mencegah kerusakan maupun kehilangan, seluruh objek kemudian diamankan ke kantor kelurahan sambil menunggu proses penelitian lebih lanjut.
Menurut keterangan yang diterima pemerintah setempat, batu-batu tersebut telah lama dikenal warga, tetapi belum diketahui kemungkinan nilai sejarah yang dimilikinya. (*)